KISP DAFTARKAN DIRI SEBAGAI PEMANTAU PILKADA, DAN SIAP KAWAL PILKADA DI KABUPATEN BANTUL

Komite Indepen Sadar Pemilu (KISP) merupakan organisasi yang memiliki konsentrasi isu pemilu dan demokrasi melakukan audiensi dan pendaftaran pemantau Pilkada 2020 di Kabupaten Bantul. Dalam audiensi ini bertujuan untuk melakukan pembahasan mengenai persiapan tahapan-tahapan Pilkada 2020 di Kabupaten Bantul. Dalam kunjungan ini, KISP sekaligus mendaftarkan diri sebagai pemantau Pilkada di wilayah Kabupaten Bantul. Pemantau Pilkada merupakan bagian penting dalam ikut mengawal secara legal proses penyelenggaraan Pilkada agar Pilkada di 2020 menghasikan penyelenggaraan yang berkualitas.  

Menurut Fairuz selaku kordinator divisi pemantau pemilu menjelaskan bahwa pemantau dan pengawas pemilu pada hakekatnya adalah lembaga kontrol untuk menjamin pemilihan kepala daerah berlangsung luberjurdil, transparan, akuntabel, dan sesuai kaidah undang-undang. Bedanya, pengawas punya kewenangan menyelesaikan pelanggaran dan sengketa.

Anggaran operasional pengawas juga dijamin negara. Sedangkan pemantau Pilkada merupakan salah satu bentuk partisipasi publik sebagai ikhtiar meminimalisir kecurangan, baik yang dilakukan peserta pemilu maupun penyelenggara. Meski tak punya kewenangan menyelesaikan pelanggaran dan sengketa, pemantau diharapkan menjadi “kekuatan penyeimbang”. Baik ketika ego sektoral muncul di antara penyelenggara pemilu maupun saat ada ketegangan antara penyelenggara dan peserta pemilu.

Dalam audiensi ke KPU Kabupaten Bantul dimanfaatkan juga sebagai ajang jajak pendapat mengenai angka Covid-19 yang terus meningkat. Di Kabupaten Bantul kasus baru tercatat sekitar 19 kasus. Dalam jajak pendapat ini Komite Independen Sadar Pemilu menyampaikan:

  1. Mendorong KPU Kabupaten Bantul untuk terus ikut serta mensosialisasikan tahapan Pilkada dengan mengunakan protokol kesehatan agar tidak terciptanya kluster baru di pelaksanaan Pilkada.
  2. Mendorong KPU Kabupaten Bantul untuk memaksimalkan media sosial sebagai sosialisasi kreatif untuk pendidikan pemilih mengingat dalam proses sosialisasi tidak dapat mengumupulkan masa yang besar akibat Pandemi Covid-19.
  3. Mendorong KPU Kabupaten Bantul untuk tetap selalu mengawasi dan mengingatkan para peserta pilkada dan tim sukses nantinya agar tidak melakukan mobilisasi masa yang berpotensi menjadikan kasus kluster Covid 19 di Kabupaten Bantul.

Follow and Visit Us
Share it
RSS
Follow by Email
Facebook
Twitter
INSTAGRAM
GOOGLE

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.